Menu Settings pada Dashboard dapat kita gunakan untuk mengatur prilaku maupun tampilan website kita sercara umum. Mari kita bahas satu per satu.
Catatan: Agar tidak terlalu panjang, pembahasan untuk Dashboard Settings saya pisah menjadi 4 (empat) artikel yaitu: Dashboard-Settings (General), Dashboard-Settings (Writing-Reading), Dashboard-Settings (Discussion), dan Dashboard-Settings (Media-Privacy-Permalinks-Miscelleneous).
General Setting
Sub Menu General adalah Sub Menu default yang terdapat pada Menu Settings di Dashboard, yang akan menampilkan halaman General Settings. Pada halaman ini kita dapat melakukan berbagai konfigurasi dasar yang kita perlukan untuk mengatur perilaku dan tampilan website kita.
Blog Title
Tagline
WordPress Address (URL)
Blog address (URL)
E-Mail address
Membership
New User Default Role
Timezone
Date Format
Time Format
Week Start On
Pada Drop-down terdapat nama – nama hari yang dapat kita pilih untuk menentukan hari yang akan kita gunakan sebagai awal minggu. Ini akan berpengaruh pada widget WordPress callendar yang kita gunakan. Default week start on adalah Monday.
Demikian, semoga bermanfaat
Salam
Blog Title
Blog Title adalah nama atau judul Blog atau website kita. Kebanyakan WordPress Theme akan menampilkan Blog Title pada bagian atas Home Page dan pada caption browser yang digunakan pengunjung. WordPress juga akan menggunakan Blog Title untuk mengidentifikasi feed – feed sindikasi (syndication feeds).
Tagline
Tagline adalah penjelasan singkat tentang website atau Blog kita. Tagline dapat diisi dengan kalimat singkat yang menarik yang mendeskripsikan tentang website kita.
WordPress Address (URL)
WordPress address (URL) adalah alamat atau URL lengkap directory tempat kita menempatkan file – file Core WordPress, yang dalam contoh tuturial kita sebelumnya, alamat file – file Core WordPress kita adalah di root directory: http://localhost/balipediawordpress.
Blog address (URL)
Dalam installasi WordPress standar seperti yang sudah kita lakukan sebelumnya, kita menempatkan file – file Core WordPress pada root directory, maka Blog address (URL) adalah sama dengan WordPress address. Tapi sebenarnya, WordPress memungkinkan kita untuk dapat menempatkan file – file Core WordPress secara terpisah (berbeda dengan root directory – Home Page kita).
E-Mail address
E-Mail ini dimaksudkan untuk tujuan administrasi website, seperti pemberitahuan kalau ada user baru yang mendaftar pada website kita.
Membership
Beri tanda centang pada “Any one can Register”, jika kita ingin membebaskan pada setiap mengunjung untuk dapat mendaftar menjadi anggota di Blog WordPress kita.
New User Default Role
Pilih salah satu dari daftar user role yang terdapat di sana, untuk menentukan role default saat seorang pengunjung mendaftar (register) dari halaman Home Page website kita. Role default ini juga berlaku pada saat kita (admin) menambahkan user baru, meskipun kita tetap dapat mengubahnya pada saat itu. Sebagai latihan, cobalah mengganti – ganti new user default role, kemudian lakukan penambahan user baru dan lihat pada bagian role halaman add new user, ini akan sesuai dengan new user default role yang kita set.
Pada saat website kita sudah online, kita harus berhati – hati menentukan new user default role. Pahamilah user role dengan baik, sehingga kita bisa menentukan new user default role dengan benar.
Timezone
Time zone dapat kita gunakan untuk menyesuaikan zona waktu pada website kita. Pilihlah zona waktu yang sesuai dengan terget pengunjung yang telah kita tetapkan.
Date Format
Beberapa fungsi WordPress digunakan untuk menampilkan atau mengembalikan informasi tanggal dan waktu. Sebagai contoh yaitu fungsi the_date(), dan the_time(). Beberapa fungsi ini menerima parameter yang disebut format string yang memungkinkan kita untuk menentukan bagaimana format tanggal akan ditampilkan. Format string adalah sebuah template di mana berbagai bagian tanggal digabungkan (menggunakan "format karakter") untuk menghasilkan sebuah tanggal dalam format yang ditetapkan.
Pada bagian Date Format ini telah disediakan beberapa format yang dapat kita pilih sesui dengan format tanggal yang ingin kita tampilkan. Jika pada pilihan yang disediakan tersebut belum ada yang dapat memenuhi kebutuhan kita, maka pilihan terakhir “Custom” dapat kita gunakan untuk menentukan sendiri format tanggal yang kita inginkan.
Time Format
Di atas sudah disinggung tentang fungsi the_time(), yaitu fungsi WordPress untuk menampilkan waktu sesuai dengan parameter format waktu yang diberikan. Seperti halnya pada Date Format, pada bagian Time Format ini juga sudah disediakan beberapa pilihan format tampilan waktu yang kita inginkan. Juga ada pilihan custom untuk kita menentukan sendiri format tampilan waktu yang kita inginkan.
Week Start On
Pada Drop-down terdapat nama – nama hari yang dapat kita pilih untuk menentukan hari yang akan kita gunakan sebagai awal minggu. Ini akan berpengaruh pada widget WordPress callendar yang kita gunakan. Default week start on adalah Monday.Demikian, semoga bermanfaat
Salam

Tidak ada komentar:
Posting Komentar